Nostalgia
Teman lama dari masa yang berbeda Sudah berapa lamakah kita tidak saling menyapa Hari ini sepucuk surat datang pada kotak posku Bukan undangan makan malam maupun ucapan selamat tahun baru Hanya surat anonim tanpa salam dan menanyakan kabar Setumpuk potret dan goresan-goresan Nyaris pudar dengan sisi-sisinya yang buram Bunga merah muda Tautan musim semi yang penuh pesona Bertanya padaku lewat warna Mengapa empat angin bersaudara tak lagi menyapa Hujan musim lalu Bersenandung bening Mengalun menina-bobokan Menyapukan kuas pada langit yang lebih jauh Ke mana perginya celah-celah tua tanyanya Buku-buku dongeng Putri-putri dan kastilnya di negeri antah berantah Tikus-tikus mungil berbaju mengarungi petualangan besar Bersambung pada film hitam putih ada rangkaian alur yang mengeja do-re-mi berputar Daun clover pertamaku Juga jalan setapak dan tangga berbatu yang tersiram gerimis sore Lama tidak menerima pos Sudah lama tidak piknik Tidak duduk mengamati kupu-kup...